

"kalau Tuhan aku aja aku khianatin apalagi cuma kamu..."
mungkin aku sedikit kurang tepat dalam pengutipannya. tapi kata kata ini ...entah harus bagaimana aku menjabarkannya.
apakah berpindah agama itu sama dengan mengkhianati Tuhan?
apakah Kasih yang diberikan Tuhan itu diukur dari agama apa kita beribadah, berapa jumlah uang yang kita sumbangkan, entah dalam perpuluhan, sedekah atau berdana...?
Tuhan memang menciptakan segalanya. tapi mungkin Tuhan bukan sang pencipta bagi Agama. sama seperti telepon seluler...Tuhan memberikan kecerdasan, lalu manusia yang menciptakannya. sayangnya, agama yang seharusnya membawa peradaban manusia pada kehidupan yang lebih selaras dan harmonis justru digunakan untuk beradu argumen, siapa yang lebih pantas masuk ke surga.
film Cin(t)a berkisah mengenai percintaan Dua manusia, yang berbeda agama namun bisa saling mencintai. tokoh pria bernama Cina, yang memang seorang keturunan Cina, namun bukan kategori Cina pada umumnya yang kaya, pengusaha, sombong...tokoh Cina ini mencoba meluruskan anggapan dan labelling masyarakat yang keliru mengenai kaum Tiong Hua. bahwa tidak semua Tiong Hua itu kaya, sombong...dan lainnya,
tokoh wanitanya bernama Anisa. seorang perempuan yang diberi nama Anisa (yang artinya perempuan juga :D )
ada adegan yang sangat menarik ketika Anisa dan Cina saling beradu argumen. Pandangan- pandangan yang bisa sedikit merubah pandanang masyarakat dan meluruskan prasangka antara yang satu dengan yang lain.
So far, this movie is Good for me. bagus ketika generasi muda mulai berani mengangkat isu- isu sensitif dalam kemasan yang baik.
hanya saja, akan lebih luar biasa ketika permasalahannya dapat digali lebih dalam lagi :D

