Senin, 07 Desember 2009

when you feel tired of your life...

terkadang kita merasa kelelahan yang luar biasa dalam hidup. terjebak dalam rutinitas yang sama setiap harinya. seolah hari ini adalah replika dari hari yang kemarin.

bagiku, kelelahan yang luar biasa adalah ketika kita lelah secara emosional. ketika rasa marah, dendam, rasa sakit tidak dapat dilepaskan dan dibiarkan pergi dari dalam hati.

menangislah, terkadang air mata mampu menutup luka terdalam.
berteriaklah, terkadang kejujuran tersimpan terlalu dalam.
merenunglah, karena suara hati terlalu lembut untuk terdengar dalam hiruk pikuk dunia.
lalu berpalinglah dalam doa.


saya tahu apa yang baik.
namun setiap hal memiliki dua sisi.

dalam setiap hal yang baik, tersimpan sisi negatif di sisi lainnya.

demikian pula hal negatif. ada sisi positif di sisi lainnya.




seperti sebuah cerita mengenai tiga orang yang duduk bersama untuk meditasi.

yang ditengah adalah seorang murid
yang di kanan adalah guru yang baik
yang di kiri adalah guru jahat.


ketika murid itu ditanya, "yang manakah gurumu?"

maka dia menjawab :" semuanya adalah guruku "

aku belajar kebaikan dari guruku yang baik, aku belajar menghindari kejahatan dari guruku yang jahat.



mungkin kita pernah salah dalam mengambil pilihan. namun setidaknya, kesalahan itu menjadi guru bagi kita untuk beranjak dewasa.

ingatlah semua hal yang indah dalam hidup, kawan lama yang telah lama tidak kita jumpai. ingatlah manisnya ice cream yang meleleh dalam mulut, ingatlah potongan film yang menyentuh hatimu.

hidup adalah terlalu indah untuk tidak dinikmati. nikmati setiap hal sebagai sensasi yang tidak akan terjadi dua kali.bahkan rasa terpahitnya sekalipun.

hidup dalam hidup yang memang "milikmu". berbagilah dengan sesamamu, karena kesedihan akan tinggal setengahnya ketika ku bagi, namun kebahagiaan akan berganda ketika ku bagikan.

follow your heart and you will not betrait anybody....
(napoleon hill)

Senin, 23 November 2009

there's only one God :)



"kalau Tuhan aku aja aku khianatin apalagi cuma kamu..."

mungkin aku sedikit kurang tepat dalam pengutipannya. tapi kata kata ini ...entah harus bagaimana aku menjabarkannya.

apakah berpindah agama itu sama dengan mengkhianati Tuhan?

apakah Kasih yang diberikan Tuhan itu diukur dari agama apa kita beribadah, berapa jumlah uang yang kita sumbangkan, entah dalam perpuluhan, sedekah atau berdana...?

Tuhan memang menciptakan segalanya. tapi mungkin Tuhan bukan sang pencipta bagi Agama. sama seperti telepon seluler...Tuhan memberikan kecerdasan, lalu manusia yang menciptakannya. sayangnya, agama yang seharusnya membawa peradaban manusia pada kehidupan yang lebih selaras dan harmonis justru digunakan untuk beradu argumen, siapa yang lebih pantas masuk ke surga.

film Cin(t)a berkisah mengenai percintaan Dua manusia, yang berbeda agama namun bisa saling mencintai. tokoh pria bernama Cina, yang memang seorang keturunan Cina, namun bukan kategori Cina pada umumnya yang kaya, pengusaha, sombong...tokoh Cina ini mencoba meluruskan anggapan dan labelling masyarakat yang keliru mengenai kaum Tiong Hua. bahwa tidak semua Tiong Hua itu kaya, sombong...dan lainnya,

tokoh wanitanya bernama Anisa. seorang perempuan yang diberi nama Anisa (yang artinya perempuan juga :D )

ada adegan yang sangat menarik ketika Anisa dan Cina saling beradu argumen. Pandangan- pandangan yang bisa sedikit merubah pandanang masyarakat dan meluruskan prasangka antara yang satu dengan yang lain.

So far, this movie is Good for me. bagus ketika generasi muda mulai berani mengangkat isu- isu sensitif dalam kemasan yang baik.

hanya saja, akan lebih luar biasa ketika permasalahannya dapat digali lebih dalam lagi :D

Kamis, 12 November 2009

God is detail... :D

kata- kata ini meluncur keluar dari mulut dosen saya yang paling lucu...agak setengah botak...kurus tapi hati nya gendut.

menurut saya, beliau sangat mirip dengan tetangga Sponge Bob square pants yang berwarna abu- abu... (semua yang suka sponge bob pasti tahu siapa yang saya maksud..)

saat berada di kelas...beliau mengajarkan tentang bagaimana menjadi penulis naskah iklan yang kreatif (copuwriter)...dalam salah satu slide nya muncul lah kata- kata
"GOD is detail !"

tiba- tiba saja kata- kata itu masuk ke dalam fikiran saya, membuat saya teringat akan android ever yang dibuat dengan susah payah untuk membuat tiruan manusia.
saya melihat bahwa manusia dengan kecerdasan yang demikian tinggi pun harus bersusah payah untuk membuat tiruan manusia atau yang disebut android , agar bisa menirukan ekspresi manusia.



saat kita tersenyum, tanpa kita sadari begitu banyak otot yang saling bekerja sama di bawah perintah dari otak kita...

tidak kita sadari bahwa sebuah senyuman ternyata begitu mahal dan sulit untuk ditiru.

bayangkan saja ketika Tuhan tidak bekerja dengan "detail" saat sedang merajut kita di dalam rahim mama.

mungkin kesalahan detil pada tubuh kita akan berakibat besar pada hidup kita.
(misal kupingnya keliru bentuk kuping kelinci atau gajah...)


kata- kata detail ini juga mengingatkan saya pada sebuah kalimat menarik lainnya...
"love is in detail..."

bagaimana kita bisa mencintai dengan memberikan perhatian kecil pada banyak orang di sekitar kita.
detil bisa menjadi bagian terkecil...namun detil berarti besar saat kita memberikannya pada semua hal yang kita lakukan.

satu hal yang saya pelajari adalah : bersyukur atas ke-detail- an yang diberikan Tuhan pada hidup saya. mulai dari anggota tubuh hingga moment- moment terkecil dalam hidup. detail- detail kecil yang ternyata merupakan bagian dari wujud cinta Nya pada saya.

so...guys...
every second in your life is the presence of God's Love... be glad of it :D

Minggu, 11 Oktober 2009

mengapa kita tidak berbahagia?


dari semua pemikiran indah yang pernah saya temui, saya merasa salah satu pemikiran terindah adalah pemikiran dari Sang Buddha.
saya mendapat banyak hal dari sebuah seri buku komik berisi delapan buku karya Osamu Tezuka berjudul Buddha.

buku ini secara detil menceritakan perjalan Sang Buddha dalam perjalanannya melintaskan manusia hingga mencapai pencerahan sejati.

betapa tidak?
ketika semua orang berlomba mengumpulkan harta kekayaan, beliau yang dilahirkan di keluarga kerajaan justru meninggalkan segalanya bahkan tahta sebagai putra mahkota, anak dan istrinya. semua ditinggalkannya karena beliau merasa tidak berbahagia dalam gemerlap istana.

adakah kecantikan yang tidak pernah pudar?

adakah raga yang tidak pernah menua?

adakah raga yang tidak pernah sakit?

adakah raga yang bisa terhindar dari kematian?


itulah sebabnya sang Buddha pergi dari istana. untuk mengakhiri penderitaan manusia.
sebab semua manusia pasti lahir, tua, sakit dan mati. tidak terkecuali pangeran, raja , atau kaum paria sekalipun.


saya mengagumi penjelasan beliau akan sebab mengapa manusia menderita. manusia menderita karena kemelekatannya pada lima indra.
- melekat pada apa yang kita lihat, dengar, kecap, dengar, cium dan kemelekatan pada sentuhan.

betul juga. ibarat seorang manusia, pasti akan menderita ketika tidak bisa lagi mendengar, melihat, mengecap, mencium, dan menyentuh hal- hal yang disukai atau disayanginya.

seorang ibu pasti sedih jika tidak bisa lagi melihat anaknya.
seorang kekasih pasti sedih jika tidak bisa mendengar suara kekasihnya.
semua orang takut akan kematian.

semua kemelekatan itu menimbulkan penderitaan.


lalu? bagaimana menghentikan penderitaan?

Sang Buddha menjelaskan dengan begitu baiknya...dengan keterbatasan pemahaman saya, saya memberanikan diri menuliskan apa yang saya tangkap.

penderitaan yang disebabkan kemelekatan indra dapat dilepaskan dengan memejamkan mata. ketika mata terpejam, semuanya tidak ada lagi. hilangkan keberadaan diri sendiri. karena penderitaan ada di dalam kita, ketika kita bisa menghilangkan keberadaan diri sendiri, maka semua penderitaan juga akan hilang....

bagaimana dengan penderitaan akan ketakutan menghadapi kematian?
Sang Buddha memberikan contoh akan Asaji, seorang biksu yang dengan tenang menghadapi kematiannya secara alami dan tenang. ibarat sebuah pohon, pohon itu tau bahwa dirinya akan mati jika ditebang. jika tidak ditebang pun dia akan mati karena usia tua. pohon itu tidak bisa lari, tidak pula bisa mengeluh. hanya menghadapi kematiannya secara alami..

dengan cara itu ketakutan akan kematian akan hilang. hadapi secara alami, menerimanya, tidak menolak atau berusaha lari.

selain itu Sang Buddha juga menjelaskan mengenai hukum karma. apa yang kita tanam di kelahiran yang lalu, akan kita terima di masa sekarang. yang kita lakukan di masa sekarang akan kita tuai di kelahiran yang akan datang.

Buddha mengatakan bahwa setiap kelahiran adalah bibit dari kelahiran berikutnya.
seperti seorang Ahimsa yang bertobat menjelang ajalnya, kepadanya Sang Buddha mengatakan,
"lahirlah kembali dan jadilah muridku".

dalam buku komik ini saya sungguh banyak belajar.
banyak tokoh yang tadinya tidak saya kenal saya temui dalam buku ini...

- mogalana : biksu yang memiliki kekuatan cenayan yang bisa melihat masa depan bahkan hingga 2000 tahun

- sariputa: bersama mogalana dipilih untuk menjadi penerus sang Buddha

- asaji : biksu kecil yang memiliki kekuatan cenayang setelah mati suri, menghadapi kematian dengan alami

- yashodara : istri Sidharta

- rahula : (sang penghalang) anak dari Sang Buddha

- migaila : perempuan paria, Sidharta sempat jatuh cinta padanya.

- dewadhatta : penghianat

- tatta : kaum paria yang bisa memasuki tubuh hewan, bertukar Roh

- yatala : gergasi yang menjadi murid sang Buddha

- latta : biksuni pertama

- ananda :murid Sang Buddha yang dulu nya bandit, menemani perjalanan Sang Buddha.

- visakha : gadis gila yang ditolong sang Buddha

dan masih banyak tokoh lain serta pelajaran mengenai kehidupan dari Sang Buddha.

saya merasa ajaran sang Buddha adalah ajaran yang universal di mana semua mahluk pasti ingin mengakhiri penderitaannya dan hidup dengan berbahagia. ajaran agar berbahagia sungguh hanya bisa dilakukan dari hati. dengan hati menerima ajaran sang buddha....menganggap bahwa segala sesuatu hanya sementara. pejamkan mata dan semua yang kita miliki adalah tidak kekal. dan bahwa semua yang kita miliki di akhir hayat akan kita tinggalkan di dunia ini. jalani secara alami, hidup demi membantu yang lain hingga kematian menjemput.

semoga pemahaman saya yang terbatas ini bisa bermanfaat.
jika ada kata atau pemahaman yang salah, itu adalah karena keterbatasan saya...mohon teman- teman sekalian bisa menambahkan dan melengkapinya.
V^__^W

Rabu, 29 Juli 2009

act well...act nicely...

terkadang sulit juga menata diri sebagai manusia yang baik dalam masyarakat yang begitu dinamis. banyaknya adat budaya yang berbeda membuat kita harus selalu menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. namanya juga makhluk sosial. sedikit banyak kita pasti akan terpengaruh dan mempengaruhi lingkungan sekitar kita.

dalam masyarakat majemuk, tentu budaya mengambil peran besar dalam pergaulan kita.
budaya tidak hanya mewakili negara yang berbeda, suku bangsa yang berbeda, namun ada pula yang dinamakan budaya individu lhow....
boleh saja budaya berbeda, namun masih ada yang bisa menyatukan budaya yang berbeda dengan bahasa tubuh sederhana yaitu : senyum.

senyum mewakili perasaan yang diterima dengan baik oleh individu dari budaya yang berbeda sebagai suatu perasaan bahagia. tentunya senyum yang tulus...jangan senyum ala nyengir kuda

selain senyum, pembawaan kita ikut menentukan penilaian orang terhadap kita. First impression begitu menentukan.
selain senyum, apalagi yang bisa kita lakukan?

ada tiga posisi tubuh yang paling sering dilakukan manusia :

1. duduk
2. berdiri
3. berjalan

masing- masing ada caranya tersendiri untuk memberikan kesan yang baik bagi pembawaan kita.


1. duduk

duduk dengan mantap dan tegak seperti sebuah genta. bisa kita lihat, sebuah genta jika diletakkan di tanah, dia akan kokoh. tidak bergoyang meski angin berhembus kencang. bahkan membutuhkan tenaga orang banyak untuk menggulingkan sebuah genta.

don'ts: duduk dengan kaki yang diangkat, kaki yang digoyang, atau kaki yang melebar. posisi tadi akan menimbulkan kesan yang kurang baik


2. berdiri

berdirilah dengan tegak seperti pohon yang kokoh, tegap berdiri.
don'ts: berdiri dengan beban di salah satu kaki, berdiri dengan menyandar di dinding, berdiri dengan berkacak pinggang.


3. berjalan : berjalanlah seperti angin berhembus. sunyi tanpa suara, namun tepat sampai ke tujuan. sebaiknya tidak berdebam. dan tidak mata fokus pada tujuan. tidak menunduk, tidak juga mendongak, pandangan melihat jalan yang akan kita lalui.

berjalan dengan lemah lembut seperti angin sepoi sepoi. bukan angin ribut, apalagi angin tornado. berikan kesan yang baik. tegap, tapi tidak membusungkan dada sehingga timbul kesan sombong....

tiga posisi tadi adalah posisi yang paling sering kita lakukan dan kelihatan oleh orang banyak orang. masih ada posisi tubuh dalam setiap aktivitas yang kita lakukan . semoga posing kali ini memberikan manfaat.


act well..act nice....
selalu ada saat pertama bagi segala hal. giving the best. God will take care the rest...